Pelajaran dari Rasulullah

Rasulullah saw bersabda:”Bila umatku melakukan 15 perkara ini, maka malapetaka akan menimpa mereka. Yakni: Bila mereka mengambil harta rampasan dengan berebutan, manah diremehkan, zakat dianggap rugi, suami taat pada isterinya, derhaka pada ibunya, kejam pada ayahnya, mengeraskan suara di masjid, memuliakan seseorang kerana takut pada kejahatannya, pemimpin suatu kaum adalah orang yang paling hina, orang memakai sutera, minum minuman yang memabukkan, menjadikan budak belian dan muzik sebagai kebanggaan serta generasi terakhir mengutuk generasi yang pertama.”

:: Dua kelompok dari umatku sangat menentukan: Bila kedua kelompok tersebut baik, maka umatku akan baik. Bila keduanya rosak, maka umatku rosak. Yaitu para ulama’ dan pemerintah. ::
Bila pemerintah kalian adalah orang-orang terbaik dari kalian dan orang-orang kaya kalian adalah orang-orang dermawan dan masalah yang kalian hadapi selalu diselesaikan dengan musyawarah di antara kalian sendiri, maka permukaan bumi lebih baik bagi kalian daripada perutnya; Tetapi, bila pemerintah kalian adalah orang yang terjahat dan orang-orang yang kaya adalah orang-orang yang pelit dan segala persoalan kalian diserahkan kepada wanita, maka perut bumi ini adalah lebih baik bagi kalian daripada permukaannya.
[Para Nabi, kemudian orang-orang yang baik]: Mereka (orang Mukmin) itu diberi cubaan sesuai dengan kadar keimanannya dan kebaikan amal perbuatannya. Barangsiapa mempunyai iman yang benar dan berbuat baik, maka cubaannya bertambah berat dan barangsiapa dangkal imannya serta lemah kebaikannya, maka sedikit cubaannya.
:: 3 perkara, bila orang melakukannya dapat menyempurnakan imannya iaitu: Orang yang jika rela, maka kerelaannya itu tidak membawanya kepada hal-hal yang batil; Bila marah, kemarahannya tidak keluar dari kebenaran; dan Bila berkuasa, tidak memberikan apa yang bukan haknya. ::
“Bergaul dengan manusia adalah sebahagian dari iman dan sayang kepada mereka adalah sebahagian kehidupan.”
:: Sebaik-baik akhlak di dunia dan akhirat yakni: Sambunglah tali persaudaraan dengan orang yang memutuskannya darimu; Berilah orang yang tidak mahu memberimu; dan Maafkanlah orang yang menzalimimu.
Rasulullah saw bersabda:”Di antara kamu yang paling dekat denganku di hari Kiamat kelak adalah orang yang paling jujur di antara kamu dalam menyampaikan [Hadis (berita)]; Orang yang paling mampu dalam melaksanakan amanat di antara kamu; Orang yang paling baik budi pekertinya di antara kamu; dan Orang yang paling dekat dengan manusia di antara kamu.”
“Cintanya orang Mukmin kepada orang Mukmin kerana ALLAH Azza Wa Jalla adalah cabang iman yang paling besar dan barangsiapa yang cinta kerana-NYA, membenci kerana-NYA. memberi dan tidak memberi kerana-NYA, maka ia termasuk orang-orang bersih dan pilihan.”
:: Barangsiapa yang belajar ilmu untuk bertakbur, maka ia akan mati dalam keadaan bodoh; Barangsiapa yang belajar ilmu untuk dibicarakan tanpa diamalkan, maka ia akan mati dalam keadaan munafik; dan Barangsiapa yang belajar ilmu untuk diperdebatkan, maka ia akan mati dalam keadaan fasik; Barangsiapa belajar ilmu untuk menumpuk harta, maka ia akan mati dalam keadaan zindiq; dan Barangsiapa yang belajar ilmu untuk diamalkan, maka ia akan mati dalam keadaan ‘arif (bijaksana).
Puji dan Puja hanya bagi ALLAH Dzat yang tiada TUHAN selain DIA”Amma ba’du…
Semoga, ALLAH Azza Wa Jalla memberikan pahala yang besar kepadamu dan juga kesabaran;
DIA yang memberikan rezeki kepada kita dan sudah seharusnya engkau bersyukur;
Sesungguhnya jiwa dan diri kita, keluarga, harta dan anak-anak kita adalah pemberian ALLAH Azza Wa Jalla yang menyenangkan;
Ia merupakan pinjaman yang dititipkan kepada kita, di mana kita dapat menikmatinya sampai waktu tertentu;
Kemudian, DIA mencabutnya pada waktu yang ditentukan-NYA Sendiri;
Kerana itu, DIA mewajibkan kita untuk mensyukuri apa sahaja yang diberikan kepada kita dan bersabar seandainya kita mendapatkan cubaan;
Anakmu termasuk pemberian yang dapat menimbulkan sukacita dan juga pinjaman yang dititipkan;
ALLAH Azza Wa Jalla memberikan kenikmatan kepadamu dengannya kesenangan;
Kemudian, DIA mengambilnya darimu dengan balasan pahala yang banyak, berupa kesejahteraan, rahmat dan petunjuk jika kamu sabar dan merenungkannya dengan baik;
Dua musibah tidak akan menimpamu sekaligus kecuali ia dapat mengurangi balasan buruk yang akan menimpamu kelak yang akan membuat kamu menyesali apa yang sudah lalu;
Apabila kamu mengajukan permintaan pahala atas musibah yang menimpamu bererti kamu telah menganggap bahawa musibah itu telah mempersempitkan pahala tersebut di sisi ALLAH Azza Wa Jalla;
Kerana itu, mintalah kepada ALLAH Azza Wa Jalla agar dipenuhi keperluanmu yang dijanjikan-NYA serta buanglah rasa duka dan sedih terhadap apa yang menimpamu. Salam untukmu.”
Segala Puji dan Puja bagi ALLAH Azza Wa Jalla TUHAN semesta alam
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: