Polisi pahlawan siapa?

Judul diatas adalah pertanyaan yang sering terlintas dibenak saya. setiap kali melihat berita kriminal pencurian, pencopetan pemerkosaan dan lain-lain. mengapa? karena dalam kasus tersebut. polisi selalu menjadi “dewa penyelamat” bagi para penjahat tersebut. ya, saat pencopet akan dihakimi massa, polisi datang “menyelamatkannya”. saya bukan senang melihat pencopet yang babak belur, maling yang dibakar atau pencuri meregang nyawa karena dikeroyok. tapi saya heran, polisi hampir selalu mampu “menyelamatkan” penjahat-penjahat tersebut. tapi hampir tak pernah mampu menyelamatkan masyarakat. terorisme, dekadensi moral, penyebaran narkotika hampir tak pernah “tersentuh”.

saya tak hendak membahas “dosa-dosa” kepolisian. saya hanya mengutarakan apa yang ada dibenak saya. yang terlintas dan yang mengganggu hati saya. bagaimana mungkin pihak yang harusnya melindungi masyarakat malah berbalik melindungi dan mengayomi musuh masyarakat. saya tak kenal hoegeng, tak juga kenal pak timur pradopo. jadi saya tak akan membandingkan antara keduanya. saya hanya ingin bertanya, apakah anda sekalian juga memiliki pikiran yag sama dengan saya?

untuk anda pak polisi, kepada siapakah anda bekerja? atasan anda? atau masyarakat?. Menurut anda, apa tugas pokok anda?. tidakkah anda merasa “kasihan” saat menangkap seorang nenek yang dituduh mencuri piring? tidakkah anda kasihan menangkap orang yang dituduh mencuri buah coklat padahal yang menuduh adalah orang kaya, juragan coklat? lalu mengapa anda takut menangkap anas urbaningrum yang punya dua mobil berbeda dengan satu pelat nomor yang sama persis? mengapa sulit bagi anda menangkap mereka yang tinggal diperumahan elit, diapartemen tinggi? apa anda takut pada sekuriti perumahan elit? atau pak polisi takut ketinggian hingga menunggu buronan yang tinggal diapartemen itu turun lalu meringkusnya?

jika bapak menangkap tetangga saya yang mencuri karena kelaparan. akan saya bela tetangga saya sampai mati. jika bapak tak berani menangkap anas urbaningrum karena bapak bilang pelanggaran lalu lintas harus terjadi dan ditindak dijalan. haruskah saya dorong kedua mobil anas urbaningrum hingga ke parkiran mabes polri?

TNI, PNS, Jaksa, Polisi dan profesi lainnya, apapun profesi anda. ingatlah, kita semua “ORANG INDONESIA” kita bersaudara. perlakukankah saudara anda dengan baik. jangan tiru amerika yang membantai pribumi. jangan tiru cina yang memaksa tibet. jangan tiru arab saudi yang mengambil tahta dengan pedang dan akan mempertahankannya dengan pedang.

kita punya bung karno! yang rela mati demi KEUTUHAN indonesia. ingatlah perbedaan kita, dan ingat pula kita berbeda untuk jadi kuat! kita berbeda untuk saling mengisi kekosongan! tak pernah ada kata dalam UUD kita yang menyatakan KITA HARUS SAMA! tapi berulang kali dikatakan secara tersirat dan tersurat bahawa KITA HARUS BERSATU!.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: